Categories
App Crypto

Brave Rewards dan Basic Attention Token (BAT)

Sampai saat ini, iklan masih menjadi cara untuk mendapatkan pemasukan yang dilakukan para pembuat konten internet dengan memberikan konten gratis pada pengunjung. Tapi kini ada cara lain untuk memberikan penghargaan / rewards saat kamu browsing di internet.

Brave mempunyai cara baru memberikan penghargaan / rewards saat browsing konten internet dalam bentuk Basic Attention Token atau disingkat BAT. Rewards bukan hanya diberikan kepada pembuat konten, melainkan juga kepada pungunjung konten. BAT diberikan kepada pembuat konten sebagai kontribusi dan BAT didapatkan pula ketika kita melihat iklan pribadi di Brave.

Apa itu Basic Attention Tokens?

Brave Rewards dibangun di atas Basic Attention Token (BAT), cara baru untuk menghargai atensi, menghubungkan pengguna, pembuat konten, dan pengiklan.

BAT adalah token yang berjalan di blockchain Ethereum. Ekosistem BAT melingkupi Brave, sebuah browser web yang fokus pada privasi pengguna dirancang untuk menangkal tracker dan malware. Di dalamnya memanfaatkan teknologi blockchain untuk secara anonim melacak perhatian pengguna secara aman dan memberi penghargaan kepada pembuat konten.

Mengaktifkan Brave Rewards

Pengguna Brave dapat mengaktifkan fitur Rewards melalui icon “Brave Rewards” yang terdapat di kanan bar address atau dari bar menu memilih “Brave Rewards”. Ketika fitur ini aktif, kamu mempunyai dompet yang berisikan jumlah BAT yang dimiliki, persentase atensi dari website / konten yang kamu kunjungi dan memberikan tip kepada pembuat konten.

Kontribusi Otomatis

Brave melakukan kalkulasi atensi pada setiap website / konten yang dikunjungi pengguna. Dari atensi tersebut, pengguna dapat memberikan kontribusi dengan memberikan token BAT sebagai reward kepada pembuat konten.

Kontribusi kepada pembuat konten dapat diberikan secara otomatis dengan fitur Auto-Contribute. Pengaturan fitur ini dapat dilakukan dari Rewards Setting. Atur berapa jumlah BAT yang ingin dikontribusikan, konten mana saja yang ingin diberi kontribusi BAT, dan pengaturan atensi lainnya.

Memberi Tip

Selain kontribusi otomatis, pengguna juga dapat memberikan kontribusi BAT langsung ke penyedia konten dengan memberikan tip. Pilih icon Brave Reward yang terdapat di samping bar address, lalu klik “Send a tip ..”, berikan jumlah BAT yang ingin diberikan kepada pembuat konten.

Mengirimkan tip ke website (sebelah kiri) dan tip langsung di setiap tweet di Twitter (sebelah kanan)

Iklan Pribadi

Iklan pribadi memberikan kesempatan pengguna untuk mendapatkan BAT setiap kali melihat iklan. Jumlah iklan yang ingin dilihat dapat dikontrol, dan mendapatkan 70% dari pendapatan iklan yang diterima dari pengiklan. Sebagai imbalan atas atensi yang diberikan, pengguna akan mengakumulasi BAT saat browsing konten.

sumber: brave.com/brave-rewards

Bagaimana Mendapatkan BAT?

Sesuai tujuan BAT untuk menghargai atensi serta menghubungkan pengguna, pembuat konten dan pengiklan, BAT dapat diperoleh dengan beberapa cara:

Pemberian token gratis

Brave memberikan token BAT gratis kepada pengguna yang telah menginstal dan rutin menggunakan browser Brave. Token gratis ini dapat diberikan ke pembuat konten sebagai atensi dan kontribusi.

Klaim token BAT gratis!

Download gratis Brave sekarang!

Melihat iklan pribadi

Selain memberikan token gratis, pengguna Brave juga bisa mendapatkan BAT dengan melihat iklan pribadi di browser. Kamu akan mendapatkan 70% dari pendapatan iklan yang diterima dari pengiklan.

Menjadi content creator / pembuat konten

Jika kamu memiliki website, channel Youtube atau akun Twitter, kamu bisa mendaftar sebagai Creator. Setiap pengunjung dapat memberikan atensi, kontribusi dan tip kepada pembuat konten melalui konten yang mereka kunjungi.

Token BAT yang akan diterima content creator

Register content creator sekarang!

Beli BAT di exchange

Token BAT juga diperjual-belikan di pertukaran aset digital. Salah satu exchange lokal yang memperjual-belikan BAT adalah rekeningku.com

Harga BAT dan grafik jual beli BAT di rekeningku.com
Categories
App Crypto

Dompet Kripto di Browser Opera dan Mencicipi Generasi Baru Web 3

Generasi terbaru Web 3 merupakan serangkaian pertemuan berbagai macam teknologi yang baru muncul. Teknologi blockchain dan cryptocurrency, serta sistem yang terdistribusi, yang semuanya bersama-sama memperluas kemampuan web yang kita semua gunakan saat ini. Dengan Web 3, pengguna mengendalikan data, identitas, dan penggunaannya milik mereka sendiri.

Dompet Kripto Di Browser Opera

Opera sebagai browser yang banyak dipakai menjadi yang pertama menggabungkan sebuah dompet kripto di dalamnya, memungkinkan akses tanpa batas ke web generasi terbaru Web 3. Dengan fitur ini, pembayaran kripto langsung dari browser ke merchant, antar dompet kripto, dan aplikasi terdesentralisasi (Dapps).

Dompet kripto bawaan Opera saat ini tersedia di Opera for Android dan Opera Touch untuk iOS. Pengguna dapat menyimpan, bertransaksi, dan melakukan pembayaran di Ethereum dan semua token ERC-20, serta koleksi seperti CryptoKitties melalui standar ERC-721.

Mengaktifkan Dompet Kripto

Sebelum menggunakan dompet kripto di Opera, fitur ini harus diaktifkan terlebih dahulu. Pilih menu yang berada di kanan bawah kemudian pilih Settings (Image 1). Di Settings, pilih Crypto Wallet (Image 2).

Ketika belum ada dompet kripto di Opera, kamu dapat membuat dompet baru dengan memilih tombol “Open Wallet”, jangan lupa untuk memperhatikan “Term of Use” yang diberikan Opera (Image 3). Setelah pembuatan dompet berhasil, kamu sudah dapat menggunakannya untuk bertransaksi (Image 4).

Klik tombol “Receive” untuk mengetahui alamat Ethereum. Scan barcode yang tertera di layar atau klik “Copy” untuk menyalin alamat Ethereum, alamat ini lah yang digunakan untuk menerima dana ke dompet (Image 5).

Pengaturan dompet dapat dilakukan dari icon “Settings” yang ada di kanan atas, lakukan pengaturan sesuai kebutuhan seperti mengganti mata uang lokal ke IDR (Image 6).

Kirim Ether ke Dompet Kripto Opera

Untuk menggunakan dompet kripto, kamu membutuhkan Ether, yaitu mata uang yang dipakai di jaringan Ethereum, simbol yang dipakai adalah ETH. Kamu bisa membeli ETH melalui tempat jual/beli aset digital, atau dikenal dengan exchange. Untuk pemula, kamu bisa membeli ETH secara instan dari Luno, hanya dengan Rp15.000.

Pastikan kamu sudah memiliki akun Luno, jika belum dapat mendaftar di sini, dan lakukan deposit minimal Rp15.000 (Image 7). Pilih “Send” untuk melakukan pengiriman aset digital dari Luno, kemudian pilih Ethereum (Image 8).

Salin alamat Ethereum dari dompet kripto Opera atau scan barcode jika aplikasi Luno ada diperangkat berbeda, lakukan pengiriman dari dompet IDR Luno (Image 9). Perhatikan baik-baik di layar konfirmasi sebelum melakukan pengiriman (Image 10), karena transaksi tidak dapat dibatalkan jika salah kirim.

Setelah semua proses pengiriman dari Luno selesai, tunggu beberapa saat sampai transaksi berhasil dikonfirmasi di jaringan Ethereum dan ETH masuk ke dompet kripto Opera.

Akses Aplikasi Terdesentralisasi (Dapps)

Kini dompet kamu siap untuk digunakan, cobalah akses desentralized apps (dapps) langsung melalui browser Opera. Opera menyediakan Dapp Store yang dapat diakses dengan memilih icon “D” yang berada di bawah kanan dompet kripto, atau kunjungi langsung https://www.opera.com/dapps-store.

Kali ini kita akan coba menjajal mengisi ulang pulsa ponsel di Bitrefill langsung dari browser Opera. Pilih Bitrefill di laman Opera Dapp Store atau kunjungi langsung bitrefill.com. Lakukan pembelian pulsa sesuai dengan operator dan nominal yang diinginkan (Image 12). Pada laman Payment, pilih tombol “Open in Wallet” untuk melakukan pembayaran langsung dari dompet kripto (Image 13).

Dompet kripto akan langsung melakukan konfirmasi transaksi, perhatikan jumlah Ether yang akan ditransfer berikut alamat Ethereum dan network fee, pilih “Confirm” untuk meneruskan transaksi (Image 14). Tunggu sampai proses transaksi selesai di jaringan Ethereum, kamu bisa melihat status transaksi di tab “Activity” (Image 15)

Silahkan kamu eksplorasi aplikasi terdesentralisasi lainnya di Opera Dapp Store, ada beragam permainan, koleksi dan pertukaran aset digital.

featured image by Opera via opera.com/crypto

Categories
Crypto Tech

Halal bi Halal Kripto bersama Gopax

Gopax Indonesia, sebagai salah satu exchange aset kripto di Indonesia, mengadakan meetup dalam rangka Halal bi Halal. Diselenggarakan di Kolega Coworking Space pada Jum’at 21 Juni 2019, acara ini dihadiri komunitas kripto di Indonesia.

Tema yang diangkat pada acara kali ini mengenai teknologi Bitcoin dan Blockchain, serta Altcoins. Dihadirkan pembicara Teguh Harmanda dari Ethereum Indonesia membahas tentang Teknologi Bitcoin dan Blockchain, dan Ivan Tisnabudi dari Latoken mengangkat Fungsi dan Use Case Altcoins.

Pertama membahas bagaimana kemunculan Bitcoin saat krisis ekonomi global 2008, di mana teknologi dari Bitcoin hadir untuk menyelesaikan masalah dalam menghilangkan ketergantungan dari otoritas terpusat dan menyelesaikan ketidakefektikan sistem dunia nyata. Kehadiran Bitcoin melahirkan teknologi Blockchain, sistem yang terdesentralisasi melalui jaringan peer-to-peer dan menghilangkan middleman dalam melakukan transaksi ekonomi.

Potensi dari teknologi Bitcoin dan Blockchain dimanfaatkan dan ditingkatkan dengan kehadiran koin-koin kripto lain yang dinamakan Altcoins (Alternative Coins). Seperti Ethereum melakukan peningkatan dengan memasukkan pemprograman pada Blockchain, Monero dengan transaksi private, Ripple untuk transaksi perusahaan payment dan bank, dan baru-baru ini Facebook mengumumkan koin kripto bernama Libra.

Apakah Bitcoin legal?

Itulah pertanyaan yang sering diajukan orang tentang Bitcoin dan koin kripto lainnya. Berdasarkan regulasi, Bitcoin dan koin kripto lainnya legal sebagai aset berdasarkan peraturan Bappebti No. 99/2018 dan No. 5/2019.

Jadi Bitcoin dan koin-koin kripto lainnya legal ya teman-teman, hanya sebagai aset, bukan sebagai alat transaksi pembayaran, karena pembayaran yang sah di Indonesia hanya menggunakan Rupiah.

Categories
Crypto

Libra, Mata Uang Kripto dari Facebook

Facebook secara resmi mengumumkan mata uang kripto bernama Libra. Misinya adalah memberdayakan masyarakat global dengan mata uang sederhana dan infrastruktur keuangan. Diinisiasi bersama 27 organisasi dunia dari berbagai bidang, mata uang kripto ini akan diluncurkan pada 2020 nanti.

Sama seperti Bitcoin, Libra ditenagai oleh teknologi blockchain, terdesentralisasi, tersedia untuk siapapun, dan diamankan oleh kriptografi. Facebook tidak sendiri, bersama perusahaan ternama seperti Mastercard, Visa, Paypal, Coinbase, Uber, Spotify dan perusahaan-perusahaan lain dari berbagai bidang, mereka mendirikan asosiasi non-profit Libra Association dan membuat mata uang kripto Libra.

Calibra Digital Wallet

Facebook menginginkan mengirim dan menerima uang semudah membagikan pesan dan foto. Calibra, anak usaha dari Facebook, menyediakan layanan keuangan berupa digital wallet. Aplikasi yang dapat mengirim, menerima dan menyimpan Libra, akan tersedia di WhatsApp dan Messenger, dan juga sebagai aplikasi berdiri sendiri yang akan dirilis tahun depan.

Stabil dan Cepat

Berbeda dengan Bitcoin atau Ethereum, di mana volatilitas tinggi –harga naik/turun dengan cepat, Libra mempunyai nilai stabil dengan didukung oleh The Libra Reserve. Artinya ketika dipakai, Libra mempunyai nilai yang mendekati sama dengan nilai besok dan hari-hari berikutnya.

Transaksi cepat dan mudah dengan biaya transaksi mendekati nol. Mengatasi masalah yang ada pada mata uang kripto lain di mana transaksi dapat tersendat, waktu konfirmasi lama dengan biaya transaksi mahal ketika jaringan sedang padat.

Open Source

Meski akan dirilis pada 2020, kamu bisa melakukan ujicoba di jaringan testnet. Pengembang dapat melihat kode dan mempelajari teknologi dibalik Blockchain Libra.

Kode dapat dilihat di GitHub https://github.com/libra/libra dan pengembang dapat mempelajari Libra lewat https://developers.libra.org/

Move, Bahasa Pemprograman Baru

Libra adalah uang yang dapat diprogram. Move diperkenalkan sebagai bahasa pemprograman baru untuk Libra.

Dirancang untuk memprogram aset digital secara aman dan mudah. Move adalah bahasa bytecode yang dapat dieksekusi digunakan untuk menjalankan transaksi-transaksi khusus dan kontrak-kontrak pintar (smart contracts) pada Blockchain Libra.

Mempelajari Move dapat dilihat dari https://developers.libra.org/docs/move-paper

Categories
Code Crypto

Cek Pembayaran Bitcoin dengan WebSocket

Pembayaran menggunakan Bitcoin tidak terbatas wilayah, kita dapat memanfaatkan Bitcoin sebagai pembayaran internasional. Kamu bisa mengkonversi harga barang atau jasa dari Rupiah atau Dolar ke dalam Bitcoin, dan pelanggan mengirim sejumlah Bitcoin ke alamat dompet yang kamu miliki.

Pada tulisan kali ini kita akan memanfaatkan websocket untuk mengecek penerimaan bitcoin yang dikirimkan ke alamat tertentu. Kita menggunakan websocket API dari blockchain.com, silahkan kunjungi alamat berikut untuk referensi penggunaan websocket API: https://www.blockchain.com/api/api_websocket.

Untuk memulai, berikut kode HTML pertama yang akan digunakan untuk pengecekan transaksi Bitcoin yang masuk:

....
<body>
  <h2>Request BTC</h2>
  <p style="font-weight: bold">Address: <span id="btc_addr"></span></p>
  <div id="output"></div>
  
  <script language="javascript" type="text/javascript">
    var ws_uri = "wss://ws.blockchain.info/inv";
    var addr = "19M6H...................jc74WV";
    var output;
    var response = new Array();

    function init() {
      output = document.getElementById("output");
      document.getElementById("btc_addr").innerHTML = addr;
      do_ws();
    }

    ...
  </script>
</body>
....

Pertama kita definisikan beberapa variabel sebagai berikut:

  • ws_uri: alamat koneksi ke websocket API milik blockchain.com dengan alamat wss://ws.blockchain.info/inv
  • addr: alamat Bitcoin yang dituju untuk menerima pembayaran, masukkan alamat Bitcoin yang diinginkan di sini.
  • output: semua output yang diterima dari websocket akan dimasukkan ke dalam tag <div id="output">
  • response: digunakan untuk menyimpan response dari transaksi yang masuk

Selanjutnya kita membuat fungsi do_ws(). Fungsi ini berisikan intruksi penggunaan websocket, berikut kode untuk fungsi do_ws():

....
function do_ws() {
  websocket = new WebSocket(ws_uri);
  websocket.onopen = function(evt) { ws_open(evt) };
  websocket.onclose = function(evt) { ws_close(evt) };
  websocket.onmessage = function(evt) { ws_message(evt) };
  websocket.onerror = function(evt) { ws_error(evt) };
}
....

Masing-masing fungsi websocket onopen(), onclose(), onmessage() dan onerror() akan menjalankan fungsi-fungsi yang didefinisikan sebagai berikut:

....
function ws_open(evt) {
  to_screen("CONNECTED");
  do_send(JSON.stringify({"op":"addr_sub", "addr": addr}));
}

function ws_close(evt) {
  to_screen("DISCONNECTED");
}

function ws_message(evt) {
  response = JSON.parse(evt.data);
  to_screen('<span style="color: blue;">TX: ' + response.x.hash + '</span>');
  do_send(JSON.stringify({"op":"addr_unsub", "addr": addr}));
  websocket.close();
}

function ws_error(evt) {
  to_screen('<span style="color: red;">ERROR: ' + evt.data + '</span>');
}
....

Dapat dilihat dari fungsi ws_open(), setelah websocket berhasil terkoneksi, pesan yang dikirim ke websocket adalah {"op":"addr_sub", "addr": addr}. Pesan ini bertujuan subscribe ke websocket untuk memeriksa transaksi yang belum terkonfirmasi dalam jaringan. Ketika ada pengiriman bitcoin masuk, transaksi belum terkonfirmasi tersebut akan diterima dalam output transaksi sebagai berikut:

{
  "op": "utx",
  "x": {
    "lock_time": 0,
    "ver": 2,
    "size": 454,
    "inputs": [
       ...
    ],
    ...
    "hash": "c84d............1d6c",
    "vout_sz": 3,
    ...
    "out": [
      {
        ....
        "addr": "19M6H...................jc74WV",
        "value": 27580,
        ...
      },
      {
        ...
        "type": 0,
        "addr": "1EF...Wua",
        ....
      },
      {
        ...
      }
    ]
  }
}

Output transaksi tersebut diterima oleh fungsi ws_message() kemudian memproses data yang diterima dari transaksi. Proses yang dilakukan di sini masih sederhana, ketika transaksi berhasil diperoleh, hash transaksi / txid akan ditampilkan ke halaman web, kemudian unsubscribe transaksi dari alamat Bitcoin, dan menutup koneksi ke websocket.

Ada dua fungsi lain yang dibutuhkan dalam aplikasi ini, yaitu fungsi do_send() untuk mengirim pesan ke websocket, dan fungsi to_screen() untuk menampilkan output di halaman web. Berikut intruksi dua fungsi tersebut:

....
function do_send(message) {
  to_screen("SENT: " + message);
  websocket.send(message);
}

function to_screen(message) {
  var pre = document.createElement("p");
  pre.style.wordWrap = "break-word";
  pre.innerHTML = message;
  output.appendChild(pre);
}
....

Terakhir, jalankan fungsi init() dengan menambahkan intruksi berikut:

window.addEventListener("load", init, false);

Ketika dijalankan, berikut tampilan aplikasi pengecekan transaksi yang masuk menggunakan websocket:

Dari penjelasan di atas, kita dapatkan kode HTML lengkap sebagai berikut:

<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
  <meta charset="utf-8" />
  <title>Request BTC</title>
</head>
<body>
  <h2>Request BTC</h2>
  <p style="font-weight: bold">Address: <span id="btc_addr"></span></p>
  <div id="output"></div>
  
  <script language="javascript" type="text/javascript">
    var ws_uri = "wss://ws.blockchain.info/inv";
    var addr = "19M6H...................jc74WV";
    var output;
    var response = new Array();

    function init() {
      output = document.getElementById("output");
      document.getElementById("btc_addr").innerHTML = addr;
      do_ws();
    }

    function do_ws() {
      websocket = new WebSocket(ws_uri);
      websocket.onopen = function(evt) { ws_open(evt) };
      websocket.onclose = function(evt) { ws_close(evt) };
      websocket.onmessage = function(evt) { ws_message(evt) };
      websocket.onerror = function(evt) { ws_error(evt) };
    }

    function ws_open(evt) {
      to_screen("CONNECTED");
      do_send(JSON.stringify({"op":"addr_sub", "addr": addr}));
    }

    function ws_close(evt) {
      to_screen("DISCONNECTED");
    }

    function ws_message(evt) {
      response = JSON.parse(evt.data);
      to_screen('<span style="color: blue;">TX: ' + response.x.hash + '</span>');
      do_send(JSON.stringify({"op":"addr_unsub", "addr": addr}));
      websocket.close();
    }

    function ws_error(evt) {
      to_screen('<span style="color: red;">ERROR: ' + evt.data + '</span>');
    }

    function do_send(message) {
      to_screen("SENT: " + message);
      websocket.send(message);
    }

    function to_screen(message) {
      var pre = document.createElement("p");
      pre.style.wordWrap = "break-word";
      pre.innerHTML = message;
      output.appendChild(pre);
    }

    window.addEventListener("load", init, false);
  </script>
</body>
</html>

Kode di tulisan ini masih sederhana, kamu bisa kembangkan sesuai kebutuhan. Kamu bisa menambahkan berapa jumlah Bitcoin yang akan diterima, menambahkan barcode, transaksi akan expire dalam waktu sekian menit, dan kebutuhan lainnya yang bisa ditambahkan sesuai kemampuan programming kamu.

Happy coding!

Kode Github

Categories
Crypto

Yuk Berbagi dengan Kripto mameCoin

Banyak yang dapat dimanfaatkan dengan keberadaan uang kripto atau cryptocurrency, salah satunya adalah untuk berbagi atau berdonasi. Ya, dengan mameCoin, salah satu uang kripto, yang ditujukan untuk melakukan donasi. Jika kamu belum begitu mengenal uang kripto (atau koin kripto, token kripto, aset kripto, dan berbagai istilah lain), sama halnya dengan uang yang kita kenal seperti Rupiah, secara singkat uang kripto dapat digunakan untuk pertukaran barang dan jasa, dan dapat juga ditukar dengan Rupiah atau Dolar.

Mengapa menggunakan mameCoin?

Mengapa tidak dengan Rupiah saja, atau dengan uang yang dikenal di masyarakat, mengapa donasi menggunakan mameCoin?

Ada berbagai hal masalah yang dihadapi dalam berdonasi seperti biaya dan bukti identitas. Dengan teknologi blockchain, mameCoin memberikan solusi atas permasalahan tersebut. Berikut ilustrasi masalah donasi sekarang:

Dengan adanya platform blockchain, kamu bisa mengirimkan donasi secara langsung tanpa perantara seperti bank dan tanpa adanya batasan negara sehingga dapat menekan biaya pengiriman dan penerimaan donasi. Kamu juga dapat melacak apakah donasi yang dikirim sudah diterima sampai tujuan, terima kasih berkat mekanisme kriptografi yang tertanam pada teknologi blockchain yang resistan terhadap perubahan data, siapapun atau instansi manapun tidak dapat mengubah data transaksi yang telah dilakukan. Jadi, kini kamu aman melakukan donasi ke manapun!

Bagaimana ikutan donasi dengan mameCoin?

MameCoin membangun platform yang membuat donasi lebih dekat dan aman. Untuk saat ini, kamu dapat bergabung di server chatting discord untuk melakukan donasi, di sini kamu bisa chatting, diskusi dan berdonasi. Silahkan kunjungi link berikut untuk bergabung: https://discord.gg/kHfu8jr

Untuk melakukan donasi, kamu bisa mengirim pesan berikut:

,tip @user XXXX

Masukkan “@user” yang dituju untuk diberikan donasi dan “XXXX” untuk jumlah MAME yang ingin didonasikan. Misalkan kamu ingin mendonasikan 1000 MAME ke Sekolah Relawan dengan pesan berikut:

,tip @sekolahRelawan 1000

Berikut adalah NPO (Non-Profit Organisation) yang berafiliasi dengan mameCoin untuk saat ini:

Selain mengirimkan donasi dengan tip, kamu juga dapat memberikan stamp pada setiap pesan yang ada di chat discord. Berikut adalah cara memberikan stamp dari aplikasi smartphone:

  1. Pilih pesan yang ingin diberikan stamp, kemudian pilih “Add Reaction”
  2. Cari stamp yang diinginkan, misalkan stamp Sekolah Relawan
  3. Akan muncul stamp di pesan besarta banyaknya stamp yang diberikan oleh anggota

Setiap stamp yang kamu berikan akan didonasikan sebanyak 100 MAME, menyenangkan bukan?

Bagaimana melakukan penukaran mameCoin?

Sama seperti koin dan token kripto lainnya, mameCoin juga dapat ditukarkan melalui tempat penukaran kripto yang dikenal dengan exchange. Untuk beli dan jual mameCoin menggunakan Rupiah bisa dilakukan melalui exchange lokal nusaX. Berikut daftar tempat penukaran mameCoin:

Setelah melakukan pertukaran di exchange, kamu dapat mengirimkan MAME ke dompet di discord. Untuk mengetahui alamat dompet dapat dilakukan dengan mengirim pesan berikut:

,deposit

Sedangkan untuk penarikan / withdraw dengan pesan berikut:

,withdraw ALAMAT XXXX

Masukkan alamat dompet yang dituju dan XXXX untuk jumlah yang ingin ditarik dari dompet.

Informasi Lebih Lanjut..

Silahkan kunjungi situs resmi mameCoin di mamecoin.id dan jangan ragu untuk bergabung di room channel #bahasa-indonesia di discord, banyak kakak-kakak yang ramah dan baik banget menjawab semua pertanyaan kamu loh!

Selamat berbagi yah teman-teman..

Categories
App Crypto

Jalankan Aplikasi Desentralisasi (dApps) di Web Browser Menggunakan MetaMask

Membangun kota virtual terdesentralisasi di MegaCryptoPolis, membeli kucing kripto di CryptoKitties atau posting pesan ke sosial media berbasis blockchain di Peepeth. Semua aplikasi tersebut adalah aplikasi terdesentralisasi (decentralised applications disingkat dApps).

Berbeda dengan aplikasi yang terpusat (centralised applications), aplikasi terdesentralisasi tersimpan di blockchain dan dijalankan di dalam jaringan peer-to-peer. Selama ada sebuah node menyimpan salinan blockchain, aplikasi dapat mengelola basis data yang tersimpan di dalamnya. Salah satu blockchain yang dapat diakses publik dan banyak dikenal adalah Ethereum.

Untuk menjalankan dApps Ethereum dibutuhkan Browser yang dapat mengakses node blockchain Ethereum, salah satunya adalah MetaMask, plugin Web Browser (Firefox atau Chrome) sebagai penghubung ke node Ethereum. Dengan MetaMask, kita dapat menjalankan dApps Ethereum menggunakan Browser yang sudah familiar digunakan sehari-hari, tanpa harus menjalankan sebuah node Ethereum secara penuh.

Instalasi

Kunjungi website https://metamask.io/  dan unduh sesuai browser yang dinginkan seperti Firefox atau Chrome. Atau kamu bisa instal Brave yang sudah terpasang MetaMask dan dapat diaktifkan dari menu “Settings”.

Tampilan Mengaktifkan MetaMask di Brave

Update 2 Maret 2019: Pada Brave versi terbaru, mengintal Metamask melalui Extensions

Membuat Akun

Icon MetaMask akan muncul di sebelah kanan atas Browser (di samping address bar) dan klik untuk menggunakan MetaMask.

Ketika pertama kali menggunakan, kamu harus membuat akun di MetaMask.

  • Masukkan password baru. Jika sebelumnya pernah membuat akun di MetaMask, klik “Import Existing DEN” untuk memasukkan 12 kata untuk menggunakan akun lama tersebut.
  • Simpan 12 kata tersebut di tempat yang aman, catat di buku atau di backup di disk eksternal. Akun ini akan menyimpan Ether (uang kripto), jika hilang maka kamu tidak bisa menggunakan akun yang telah dibuat di MetaMask beserta kehilangan Ether di dalamnya.
  • Ketika semua sudah selesai, akun kamu sudah siap dan kamu memiliki alamat Ethereum untuk menerima dan mengirim Ether.

Kirim Ether ke Akun MetaMask

Setiap transaksi yang dilakukan di blockchain Ethereum membutuhkan biaya beberapa Ether. Meski ada transaksi yang dilakukan oleh aplikasi secara gratis, tetapi untuk menyimpan data ke blockchain dibutuhkan biaya yang dikenal dengan GAS, GAS ini lah yang untuk membayar miner melakukan tugasnya di jaringan blockchain.

Kamu bisa membeli Ethereum dengan Rupiah secara instan menggunakan Luno, atau jual beli Ethereum di exchange lokal seperti Indodax dan Coinone.

Kirim Ethereum yang telah dibeli ke alamat Ethereum MetaMask. Alamat Ethereum di MetaMask dapat dilihat dari menu Akun “Show QR Code”, salin atau scan alamat tersebut.

Setelah kamu memiliki sejumlah Ether, kini saatnya kamu membangun kota virtual terdesentralisasi di MegaCryptoPolis, membeli kucing kripto di CryptoKitties atau posting pesan ke sosial media berbasis blockchain di Peepeth. Ada ribuan dApps dan terus muncul dApp baru dari hari ke hari, kamu dapat mencari aplikasi terdesentralisasi menarik di sini: https://www.stateofthedapps.com/