Categories
Server & Cloud

HP mengkontribusikan WebOS untuk komunitas Open Source

Tanggal 9 Desember kemarin, HP mengumumkan masa depan WebOS. Dalam pengumuman tersebut, HP memutuskan untuk mengkontribusikan WebOS ke pengembangan Open Source. Dengan demikian, HP tetap mendukung keberlangsungan WebOS, dan berbagai vendor dapat menggunakan WebOS secara bebas pada perangkat mereka.

WebOS sebenarnya dikembangkan oleh Palm pada 2009. Sebuah sistem operasi yang mendukung multi-touch, multi-tasking dan cloud synchronization. Untuk para pengembang, yang menarik dari WebOS adalah aplikasi dapat dikembangkan secara native melalui HTML 5, CSS dan Javascript.

Pada tahun 2010, HP mengakuisisi Palm, dan WebOS dibenamkan di tablet TouchPad besutan HP. Hanya saja, dominasi Android dan iOS dalam pasar sejenis, membuat penjualan TouchPad tidak sesuai dengan yang diharapkan, hingga HP memutuskan untuk menghentikan produksi perangkat keras untuk WebOS. Hingga akhirnya pada tanggal 9 Desember kemarin, HP mengkontribusikan WebOS ke dalam pengembangan Open Source.

Apakah WebOS akan bertahan dengan Open Source dengan segala kelebihan seperti tools untuk pengembang dan dokumentasi, disamping sistem operasi untuk tablet lain seperti Android yang juga berbasis Open Source?

Categories
Mobile

100 Juta Aktifasi Android

image

Setelah rilis pertamanya pada awal November 2007, kini sistem operasi besutan Google, Android berhasil melakukan aktivasi penggunaan pada berbagai perangkat bergerak seperti ponsel dan tablet sejumlah 100 juta aktifasi. Dengan model pengembangan perangkat lunak berbasis bebas dan terbuka membuat Android makin diminati dan penggunanya terus meroket dari waktu. Dengan model inilah yang membuat pengembang perangkat lunak berlomba-lomba mengembangkan aplikasi berbasis Android, baik digunakan gratis maupun secara berbayar.

Vendor-vendor ponsel besar seperti Samsung, Sony Ericsson, HTC, LG, dan lainnya membenamkan Android sebagai OS di perangkat Smartphone dan Tablet. Yang membuat Android banyak diminati karena Android terbuka dalam pengembangan aplikasi. Pengembang dapat mengembangkan berbagai aplikasi, kemudian diunggah di Android Market. Pengguna juga dapat mengunduh berbagai aplikasi dan game di Android Market. Kamu bisa lihat videonya di sini http://goo.gl/C97gt